Belajar lebih tentng perang dunia 2! Jenderal, Kampanye penting, taktik, senjata, dan hal-hal detail lainnya akan dibahas disini!

Senin, 21 Juli 2014

The Battle of Britain

21.23 Posted by Unknown No comments

Battle of Britain 

Battle of Britain - adalah sebuah perang yang terjadi di tanah Inggris, melibatkan Luftwaffe (angkatan udara Jerman) dan RAF (angkatan udara Inggris). Battle of Britain adalah kampanye superioritas udara melawan Inggris oleh Jerman untuk mempersiapkan misi invasi darat ke Inggris. Tetapi, dengan perlawanan hebat, serangan bom dan pesawat tempur Jerman berhasil digagalkan oleh RAF. Perang ini berakhir dengan kemenangan Inggris.


Pihak-pihak yang berperang : 

Nazi Jerman 

Sekutu :
Italia

Kekuatan pesawat : 
2.550 pesawat

Komandan :
Hermann Goering, Albert Kesselring (Nazi Jerman), Rino Corso (Italia) 
Korban :
1.877 pesawat hancur
Lebih dari 3.500 kru pesawat ditawan atau terbunuh.


Kerajaan Inggris 

Sekutu : 
Kanada

Kekuatan pesawat : 
1.963 pesawat

Komandan : Hugh Dowding, Keith Park, Richard Saul (RAF Inggris).

Korban : 
1.547 pesawat hancur
Lebih dari 1.000 kru pesawat ditawan atau terbunuh.



Jalannya perang

Setelah mengalahkan Perancis, Hitler mengira Inggris pasti bersedia untuk berdamai, sehingga Jerman bisa dengan mudah menyerang Rusia. Hitler berkali-kali memohon perdamaian pada Inggris namun ditolak. Tanggal 16 Juli 1940, Hitler mengeluarkan surat perintah nomor 16 yang isinya mengadakan persiapan untuk invasi ke Inggris. Tetapi pihak Jerman saat itu masih belum memiliki rencana untuk menduduki kepulauan Inggris.

 Laksamana Raeder menyimpulkan bahwa Operasi Singa Laut, operasi untuk mendarat di pantai Inggris, baru bisa dilaksanakan bulan Mei 1941. Tidak hanya masalah cuaca yang dihadapi Jerman, Angkatan Laut Jerman tidak memiliki cukup kapal untuk melakukan invasi, apalagi setelah mengalami kerugian saat Kampanye Norwegia. Tetapi Hitler masih mempunyai Luftwaffe yang saat itu masih kuat.  Jika serangan udara Luftwaffe mampu melumpuhkan Inggris, maka invasi akan dilakukan tanggal September 1940, namun jika tidak berhasil maka diundur sampai tahun 1941.
Formasi pesawat tempur RAF

Serangan yang dilancarkan oleh Luftwaffe dikenal dengan nama "Serangan Rajawali". Jerman mengerahkan 2.500 pesawatnya untuk menghancurkan dataran Inggris, dan berusaha memancing agar pesawat tempur Inggris keluar dan menyerang. Tetapi, RAF tidak terpancing dan sangat hemat


dalam pemakaian pesawatnya. Inggris hanya menyediakan sekitar 800 pesawat tempur, yang terdiri atas Spitfire dan Hurricane.

Pada awalnya, Goering menargetkan pusat instalasi radar-radar Inggris. 5 pusat radar rusak, tetapi serangan tidak dilanjutkan, dan target serangan diganti ke lapangan terbang fighter RAF. Pada tanggal 15 Agustus, Goering mengerahkan 2.000 pesawat pembom untuk menghancurkan industri pesawat terbang Inggris. Tetapi, serangan itu berhasil ditangkal oleh radar Inggris dan menghancurkan 75 pesawat Jerman, dibanding 34 pesawat Inggris.


Pembom kelas menengah Jerman
Pada tanggal 24 Agustus, Goering meneruskan serangannya untuk menghancurkan barisan tempur RAF. Setiap hari, Goering mengirimkan lebih dari 1.000 pesawat. Luftwaffe masih membatasi serangannya ke area militer, tetapi pada suatu malam, serangan itu meleset dan mengenai kota London. RAF menduga serangan ini dilakukan secara sengaja, dan memberi perintah untuk membom Berlin. Sekitar 40 pembom RAF sampai di Berlin dan membom Berlin dan kota lainnya selama beberapa malam. Hitler menegaskan bahwa perlu adanya pembalasan, dan ia memerintahkan serangan ke London. Pada 7 September, 1.300 pembom Luftwaffe terbang ke London dan melakukan pengeboman besar-besaran pada malam hari. 
Kerusakan akibat pengeboman

Pada tanggal 15 September, Luftwaffe mulai menyerang Inggris pada siang hari, karena mengira bahwa serangan malam semenjak 7 September telah membawa keuntungan bagi Jerman. Luftwaffe juga menyerang kota London dengan kira-kira 800 pesawat. Kedatangan Luftwaffe terlebih dahulu diketahui di layar radar, maka sebelum tiba di London pesawat tempur Inggris berhasil menyergap lawannya. Jerman kehilangan 56 pesawat, sedangkan Inggris hanya 26 buah.
Kekalahan ini akhirnya membuat Hitler mengurungkan niatnya untuk menyerbu Inggris. Empat hari kemudian ia mengeluarkan perintah untuk menghentikan pengumpulan kapal-kapal pendarat di pelabuhan-pelabuhan Eropa Barat. Pada 12 Oktober, Hitler secara resmi menunda Operasi Sealion (Singa Laut) sampai musim semi tahun 1941.

Kamis, 17 Juli 2014

Operation Fall Gelb - Kejatuhan Prancis dan Mundurnya Inggris di Dunkirk

06.33 Posted by Unknown No comments

Axis Campaign - Fall Gelb

Kejatuhan Prancis

Operasi Fall Gelb - adalah sebuah operasi militer untuk menaklukan Prancis oleh Nazi Jerman. Operasi ini dimulai tanggal 10 Mei 1940 dan berakhir pada 22 Juni 1940, sehingga secara matematis, Nazi Jerman berhasil menaklukan Prancis dalam 1 bulan dan 12 hari. Hasil dari perang ini adalah kemenangan mutlak Nazi Jerman, kejatuhan Republik Prancis, Belgia, dan Belanda. 

Kekuatan pasukan : 
3.350.000 pasukan infanteri ;
7.378 senjata ;
2.445 tank ;
5.639 pesawat; 

Sekutu : 
Italia (300.000 pasukan)

Pemimpin pasukan : 
Hermann Goering, Erwin Rommel, Heinz Guderian, Gerd von Rundstedt (Nazi Jerman), dan Umberto di Saviola (Italia)

Kekuatan pasukan (Sekutu) : 
3.300.000 pasukan infanteri ;
13.974 senjata ;
3.383 tank ;
2.935 pesawat ;

Pemimpin pasukan : 
Charles de Gaulle, Maurice Gamelin, Alphonse Georges, Maxime Geygand (Prancis) ; Leopold III (Belgia) ; Lord Gort (Inggris) ; Henri Winkelman (Belanda) ; 

Jalannya Perang

Pada bulan Oktober 1939, pucuk pimpinan tentara Jerman (OKH, singkatan dari Ober Kommando Des Heeres) sudah mempunyai rencana untuk menyerang sekutu di Eropa Barat. Menurut rencana ini, puluhan divisi akan menyerang dalam garis-garis yang paralel, dengan sayap kanannya sebagai tulang punggung ofensif ini. Rencana ini ada baiknya, sederhana. Tapi buruknya mirip sekali dengan yang pernah digunakan Jerman pada perang dunia I, yang dikenal sebagai rencana Schlieffen. Disaat itulah muncul Jenderal Manstein yang memiliki rencana yang berbeda. 

Manstein lalu menyusun sebuah memorandum kepada OKH yang intisarinya sebagai
Jalur serangan Jalur Maginot oleh Guderian
berikut: Tulang punggung ofensif Jerman bukan sayap kanan, tetapi sayap kiri yang terdiri dari divisi tank dan kendaraan bermotor, yang menerjang kearah sedan melalui Ardennes. Rencana itu lalu dikirim kepada OKH, tetapi jendral-jendral lembaga ini tidak meneruskannya kepada Hitler. Rencana ini dikenal sangat beresiko, karena jalur Maginot sempit, minim suplai makanan, dan militer Prancis bisa mengetahuinya kapan saja dan menyerang pasukan Jerman dan menderita kekalahan telak. Ketika rencana awal bocor, Hitler memilih menggunakan rencana Manstein ini. 
Pada 10 Mei 1940, bom-bom Jerman dijatuhkan pada sasaran-sasaran di Belanda dan Belgia. Kota Rotterdam dibom sampai hancur oleh Luftwaffe, dalam empat hari pertahanan Belanda runtuh. Keruntuhan Belgia menyusul dua minggu kemudian.
Tentara Perancis saat itu menduga Jerman akan menyerang menurut rencana Schilieffen. Tentara Jerman sengaja menarik perhatian lawannya kejurusan Belanda dan Belgia, yang diserbu oleh Army Group B. Serangan ini dilakukan secara mencolok, pasukan payung diterjunkan, 1000 pesawat Luftwaffe dipusatkan disana, termasuk tiga divisi Panzer. Perancis mengira bahwa Army Group B itulah tulang punggung ofensif Jerman. Tentara Perancis-Inggris menyerbu ke bagian utara Belgia untuk menghadapi Army Group B
Tulang punggung Tentara Jerman bukan terletak pada Army Group B di utara, tetapi di
Heinz Guderian
selatan (Ardennes) oleh Army Group A yang terdiri dari tujuh divisi tank. Tidak diduga oleh Perancis, menyerbulah ratusan tank ini ke Ardennes di bawah pimpinan Jenderal Heinz Guderian. Setelah menyeberangi sungai Mass dekat sedan, lalu tiba di tanah datar. Secepat kilat menggelindinglah tank-tank itu ke arah barat, di belakang garis depan Inggris-Perancis. Hanya dalam beberapa hari Guderian sampai di Boulogne, Calais, di pantai samudera Atlantik. Tentara Inggris-Perancis terbelah dua. 


Evakuasi Dunkirk 

Tanggal 23 Mei Guderian berada hanya beberapa mil dari pelabuhan Dunkrik tempat ratusan ribu serdadu Perancis-Inggris sudah berkumpul untuk mengungsi ke Inggris. Saat Guderian ingin menyerbu kota tersebut, Hitler memerintahkan pasukan tank Guderian berhenti. Alasan Hitler itu masih belum diketahui. Akibat perintah Hitler ratusan ribu Tentara sekutu dapat di evakuasi.
Evakuasi Dunkirk Inggris dan Prancis
Dalam evakuasi Dunkrik Inggris mengerahkan kapal perang, kapal penumpang, kapal pesiar, bahkan kapal nelayan, semua kekuatan maritim Inggris dikerahkan. Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman) mengirim pembom untuk menggagalkan evakuasi itu, namun gagal karena tenaga Luftwaffe tidak cukup, di samping juga berkat perlawanan yang hebat dari Angkatan Udara Inggris. 

Jatuhnya Paris

Pada tanggal 5 Juni, ketika kota Dunkrik jatuh ketangan Jerman setelah evakuasi tentara Inggris selesai, Hitler mengerahkan 10 divisi panzernya dengan 133 divisi infantri ke selatan, ke arah Paris. Divisi - divisi Perancis yang dapat dikerahkan selain lebih sedikit, juga tidak begitu terlatih. Hampir semua divisinya yang lebih terlatih justru terasing, terpencil di Belgia utara setelah dipotong oleh serangan Guderian sebelumnya.
Hitler dan Jenderalnya di depan Menara Eiffel
Meskipun beberapa bagian Perancis memberikan perlawanan yang baik, namun banjir Panzer Jerman tak tertahankan. Tanggal 10 Juni pemerintahan Perancis meniggalkan Paris. Empat hari kemudian Paris jatuh tanpa perlawanan. Akhirnya, pada tanggal 17 Juni, dilakukan gencatan senjata.








Rabu, 16 Juli 2014

Jenderal Penting dalam Perang Dunia II - Dwight D Eisenhower

06.02 Posted by Unknown No comments

Jenderal Penting dalam PD II

Sekutu - Dwight D. Eisenhower


Eisenhower adalah keturunan Belanda Pennsylvania, dan dibesarkan di Kansas. Pria ini mengembangkan minat nya akan menjelajahi alam bebas, berburu, memancing, memasak dan bermain kartu.
Pada November 1942 berpangkat sebagai Letnan Jenderal, Dwight Eisenhower memimpin pendaratan tentara sekutu di Afrika Utara, dan memaksa Jenderal Erwin Rommel dan pasukannya untuk mundur ke Eropa. Pada 1944 Eisenhower diangkat menjadi Panglima Tertinggi Pasukan Sekutu yang menyerbu Perancis, yang akhirnya menghasilkan penyerahan Jerman pada sekutu tanggal 8 Mei 1945. Ia merencanakan "Operation Overlord" yang merupakan kampanye paling berpengaruh dalam Perang Dunia II. "Operation Overlord" melibatkan lebih dari
2.000.000 pasukan dan 100.000 tank, kendaraan, dan senjata lainnya. Operation Overlord dilakukan pada 6 Juni 1944, dan dilakukan di 5 pantai di Normandia. Operasi ini telah direncanakan lebih dari 1 tahun oleh Komando Sekutu. Negara yang berpartisipasi meliputi Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Sebelum pendaratan, dilakukan "Operation Fortitude" untuk mengelabui Jerman tentang lokasi pendaratan Sekutu menjadi Calais, garis pantai terdekat dari Inggris. Selain itu, diterjunkan sekitar 17.000 pasukan penerjun payung di belakang garis pertahanan Jerman. Kata-kata yang paling terkenal dari Eisenhower adalah "Baiklah, kita berangkat!".
Ada cerita unik mengenai Operation Overlord. Sesaat setelah pendaratan, Jerman mengetahui lokasi dan bahwa pendaratan itu bukan tipuan. Namun, tidak ada yang berani membangunkan sang Fuhrer, Hitler, untuk memberi tahu perihal pendaratan tersebut. Hitler dikenal sebagai pribadi yang meledak-ledak terhadap kesalahan terkecil para bawahannya. Jenderalnya, Rommel, sedang mengadakan pesta ulang tahun ke 50 di kampung halamannya. Setelah mengetahui hal itu, Rommel segera kembali ke garis depan, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa karena pasukan di Prancis harus
digerakkan dengan perintah langsung dari Hitler. Rundstedt, yang mengetahui hal ini, berbuat di luar wewenangnya dan menggerakan 2 divisi Panzer ke arah Normandia. Tetapi, Wehrmacht melarangnya dan menahan divisinya. Hitler baru mengambil tindakan pukul 4 sore, memberi waktu bagi Sekutu untuk berisitirahat selama 12 jam. Seandainya para staffnya berani membangunkannya, mungkin Jerman masih berkuasa.
Setelah beberapa lama menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat Amerika, Presiden Universitas Columbia di New York, dan Panglima Tertinggi pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO, di Paris. Pada saat itu, baik Partai Demokrat maupun Partai Republik membujuknya supaya bersedia menjadi calon Presiden masing masing.
Akhirnya pada bulan Juni 1952 Eisenhower mengundurkan diri dari NATO untuk berkampanye secara penuh. Eisenhower terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke 34 pada tahun 1953. Dia menggemari dan bergabung dengan Augusta National Golf Club pada tahun 1948 dan sering bermain golf semasa menjabat sebagai presiden dan setelah kepresidenannya. Eisenhower mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden pada tahun 1961.

Jenderal Penting dalam Perang Dunia II - Erwin Rommel

04.47 Posted by Unknown No comments

Jenderal berpengaruh dalam PD II

Blok Axis

Erwin Rommel

Erwin Rommel

Erwin Rommel adalah komandan pasukan angkatan darat Nazi Jerman. PM Inggris, Winston Churcill, yang waktu itu adalah musuh berbuyutan Jerman, secara terang-terangan memuji kejeniusan Rommel. Pada tahun 1938, Rommel diangkat Hitler sebagai Mayor Jenderal. Rommel ditunjuk menjabat Komandan Führer-Begleitbattalion yang bertanggungjawab atas pengamanan markas besar bergerak Hitler selama invasi. 

Tiga bulan setelah invasi Polandia, Rommel diperintahkan untuk mengomandoi Divisi Panzer ke-7 dalam operation Fall Gelb - invasi Perancis. Pasukannya bergerak sangat cepat, sehingga pasukannya dijuluki "Divisi Hantu", karena sangat sulit dideteksi keberadaannya, bahkan oleh Wehrmacht (markas besar Nazi).

Sebagai penghargaan, Rommel dipromosikan menjadi Jenderal dan panglima dari 2 divisi AD Jerman yaitu Divisi Ringan ke-5 (kemudian direorganisir dan redesain sebagai Divisi Panzer ke-21) dan Divisi Panzer ke-15, yang dikirim ke Libya pada awal 1941 untuk menolong pasukan Italia yang menderita kekalahan besar di front Afrika Utara. Pasukannya inilah cikal bakal terbentuknya Deutsches Afrika Korps. Pasukan barunya ini berhasil memukul mundur Tentara ke-8 Inggris (British 8th Army) keluar dari Tobruk di Libya. Pasukannya merangsek terus ke Mesir tapi berhasil dipatahkan di El Alamein. Begitu tentara Amerika
Rommel di Kampanye Padang Gurun

Serikat mendarat di Maroko dan Aljazair, pasukannya ditarik mundur meninggalkan Tunisia. Kiprahnya di medan pertempuran di padang pasir Afrika Utara itu membuatnya dijuluki "Rubah Padang Pasir" ("The Desert Fox").
Rommel dihormati oleh pasukannya dan bahkan oleh pasukan lawan, ia disegani, bahkan ia dicatat tidak pernah melakukan kejahatan perang dan menentang untuk membunuh warga sipil dan tawanan perang. Ia dikenal sebagai jenderal yang paling murah hati diantara jenderal Jerman lainnya.

Pada tahun 1944, Rommel dicurigai sebagai salah satu yang menjadi konspirator percobaan pembunuhan Hitler (Plot 20 Juli), karena beberapa orang dekatnya menjadi tersangka dari kasus tersebut. Rommel diberi pilihan, mati menenggak racun sianida, atau dipermalukan di depan publik Jerman beserta seluruh keluarganya. Rommel memilih bunuh diri, dan dimakamkan dengan kebesaran militer. Meski sebagian besar tokoh Nazi mendapat caci-maki dan dihukum oleh Sekutu, Rommel tetap dikenang kebesarannya dan sampai saat ini merupakan satu-satunya tokoh Reich Ketiga yang memiliki museum mengenang dirinya dan kariernya. 



Senin, 14 Juli 2014

Perang Dunia II (1939-1945) -- Invasi Polandia dan Operation Weserubung

06.33 Posted by Unknown No comments

Perang Dunia II

Perang Dunia II adalah perang terburuk dan terbesar dalam sejarah umat manusia, dengan melibatkan hampir semua negara di dunia. Jumlah orang yang dilibatkan dalam perang ini diperkirakan sekitar 100 juta orang, dan memakan korban jiwa sekitar 50 - 70 juta orang, menjadikan PD II sebagai konflik paling mematikan sepanjang sejarah.

Pihak - pihak yang berperang

Axis (Blok Sentral) 


Negara anggota : Nazi Jerman, Italia, Jepang, Hungaria, Rumania, Bulgaria, dan negara-negara sekutunya.


 




Allies (Blok Sekutu)


Negara anggota : Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, China, Australia, Prancis, Polandia, Belanda, Belgia, dan lebih dari 20 negara lainnya.






Awal Perang Dunia II

Jerman adalah negara yang kalah dalam Perang Dunia I. Tidak hanya kalah, Jerman juga dipaksa oleh Sekutu untuk menandatangani Perjanjian Versailles, yang mengharuskan Jerman untuk membatasi jumlah seluruh militernya dibawah 100.000 orang dan dipaksa unutk membayar denda perang sebesar lebih dari 100 miliar mark emas. Hal ini menyebabkan Jerman mengalami kemunduran. Tetapi, pada
tahun 1933, Nazi mulai berkuasa. Pemimpin Nazi adalah Adolf Hitler. Pada tahun 1934, Presiden Hiddenburg meninggal, dan Hitler mengangkat dirinya sebagai Fuhrer (penguasa tertinggi). Hitler tidak menyetujui isi Perjanjian Versailles, sehingga ia mengabaikannya dan mulai menambah jumlah militer, sehingga angka pengganguran berkurang dan rakyat Jerman mulai mendukungnya. Masa kekuasaan Hitler di Jerman disebut sebagai "The Third Reicht" atau "Kekaisaran Ketiga". Kemudian, jumlah militer Jerman mencapai sekitar 3 juta orang, dan semakin bertambah kuat. 

Pada tahun 1939, Hitler siap untuk memulai perang. Tanggal 1 September 1939, Hitler memerintahkan jenderalnya untuk menginvasi Polandia dan memulai Perang Dunia II. Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman pada 3 September 1939, tetapi hanya memberi sedikit bantuan ke Polandia. Pada tanggal 17 September, Uni Soviet turut serta menginvasi Polandia dari bagian timur, sehingga Polandia terkepung oleh Jerman dan Soviet. Pada akhirnya, Warsawa dapat dikuasai oleh Jerman pada awal tahun 1940.

Pada April 1940, Jerman menginvasi Norwegia dan Swedia untuk mendapatkan bijih besi yang terdapat di sana. Swedia langsung menyerah, sedangkan Norwegia dibantu Sekutu, tetapi dapat ditaklukan dengan mudah oleh Jerman. Operasi ini dinamakan "Operation Weserubung". 

Dilanjutkan ke seri selanjutnya... "Fall Gelb - Invasi Belanda, Belgia, dan Prancis. Kejatuhan Prancis dan mundurnya Inggris di Dunkirk"